Media Alat Politik yang Melampaui Batas

media alat politik
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Media alat politik.  Hari ini, media benar-benar mengambil posisi penting dalam penyebaran informasi. Begitu banyak media bermunculan  bersaing merebut dan mempertahankan pembaca dengan caranya yang berbeda-beda pula. Dinamika pemberitaan jadi sangat berbeda baik dari segi konten, sudut pandang dan wacana dari media-media terebut.

Media online hanya mengedepankan kecepatan dalam menyampaikan berita dan tidak begitu serius dalam isi berita. Mereka saling kejar-kejaran untuk memberikan informasi secepat mungkin. Bahkan untuk mengetahui lebih dari satu informasi kita harus mencarinya di media online yang lainnya.


Hal ini karena dalam algoritma google, berita yang pertama “naik” maka akan berada pada posisi atas dalam mesin pencari google. Mengingat salah satu sumber pemasukan media online adalah iklan, sebenarnya dapat kita pahami mengapa media berlomba-loba untuk jadi yang tercepat.

Untuk pemberitaan politik, saya melihat hari ini media telah terpolarisasi dengan kepentingan yang ada di belakangnya. Sehingga tak jarang media saling salip pesan untuk kepentingan para pemilik modalnya. Suatu media menyerang satu figur politik dan di sisi lain  melakukan pencitraan untuk figur politik lain.

Tidak hanya itu, media juga kerab memberitakan hal yang negatif ketimbang hal yang positif. Sering kita muak dengan media yang menggoreng satu berita berbulan-bulan, padahal kejadian itu sangat tidak penting untuk masyarakat ketahui.


Facebook, Media Alat Politik

Sebagai media baru, facebook kini menempati posisi teratas sebagai media yang paling banyak digunakan di dunia. Ternyata ini berbanding lurus dengan posisi facebook sebagai media terbanyak dalam penyebaran hoax. Kemudahan dalam membuat akun menjadi faktor mengapa facebook banyak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga : Strategi dan Taktik Baperisme

Menariknya, media online dalam  menyebarkan berita, membutuhkan facebook untuk penyebaran informasi. Bahkan semua media online hari ini memiliki halaman fanspage di facebook yang digunakan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Banyak pengguna facebook share link berita dari media online ke akun facebooknya. Tidak jarang, hanya potongan judul tanpa isi berita yang sempurna. Begitu cepatnya facebook dalam menyebar informasi, menyebabkan banyak buzzer bertumbuhan. Mereka saling sahut menyahut berkomentar untuk membela kepentingan poltik masing-masing.


Akhirnya, saya berkesimpulan bahwa media hari ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari politik. Media online menjadi alat  yang ampuh untuk menyampaikan pesan politik kepada masyarakat. Tetapi hal itu menyebabkan pesan politik  sering  melampuai batas, baik batasan moral, etika ataupun hukum.

Media alat politik. Media alat politik.

Admin Trisila.com

admin adalah seorang admin...

Komentar