Pasca Aksi, Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil Diundang DPRD Inhil

dprd Inhil Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil Trisila.com
Bagikan Tulisan Ini Bung...
Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) menghadiri undangan rapat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir

Tembilahan – Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) menghadiri undangan rapat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir. Bertempat di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kab. Inhil, Tembilahan. Senin (04/11/2019) pagi.

Rapat kerja gabungan komisi – komisi DPRD Kabupaten Indragiri Hilir tersebut, Membahas Hasil Kesepakatan Antara Pimpinan DPRD dengan Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) terkait penanganan dan pencegahan kebakaran lahan dan hutan dan rencana tindaklanjut pasca karlahut di Kabupaten Indragiri Hilir.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab. Inhil Ferryandi di dampingi oleh wakil ketua DPRD Kab. Inhil Edy Gunawan. Di hadiri oleh perwakilan dari seluruh Komisi di DPRD dan perwakilan Instansi Pemerintah yang terkait. Serta perwakilan Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil dari GmnI DPC Inhil, PMII komisariat Inhil, HMI Komisariat Ekonomi dan Mahasiswa dari UNISI dan STAI Auliyaurrasyidin.

“Rapat ini kami adakan dan mengundang adik-adik mahasiswa sebagai tempat kita semua berkomunikasi. Atas apa yang telah kita kerjakan pasca pelantikan dan aksi demonstrasi yang adik-adik lakukan kemarin,” kata Ferryandi saat memimpin Rapat.

Rapat di isi oleh laporan Pekerjaan pemadaman lahan oleh Pihak Kepolisian dan BPBD dan Juga Komisi-komisi DPRD.

Langkah-langkah yang akan di ambil agar dikemudian hari tidak terjadi kejadian yang serupa

Muhammad Huseini selaku koordinator lapangan saat aksi Melawan Asap,Menolak Lupa, 16 September 2019 lalu Mengatakan bahwa tuntutan saat aksi tersebut bukan hanya mengenai Karlahut tetapi juga mengenai Berjalannya seluruh Perda yang telah terbit dan program perkelapaan yang tidak kelihatan perkembangannya.

“Saya Harap Bapak-bapak sekalian sudah membaca dan menjalankan apa yang menjadi tuntutan kami, dan maka dari itu kami datang kesini dengan harapan dapat melihat dan mendengar progress nya,”.

Agung Prayogi Perwakilan dari GmnI Inhil juga mengatakan hal Serupa dengan yang disampaikan oleh Husain. “Apa yang kami tuntut kemarin bukan saja mengenai Karlahut, tetapi juga hal yang APMI perjuangkan dari sebelumnya yaitu Permasalahan perkelapaan di Indragiri Hilir. Karena APMI bukanlah Organ yang bergerak Secara Sporadis. Tapi ada target –target jelas yang harus di capai,”.

Terkahir, rapat di isi oleh penjelasan rencana Perda Penyertaan modal BUMD kabupaten Indragiri Hilir yang akan ditargetkan keluar tahun depan oleh ketua komisi II Junaidi. “ Perda Resi gudang, tata niaga sudah terbit. Selanjutnya, kami akan menyusun rancangan Perda Tentang penyertaan modal Perusahaan daerah yang akan beroprasi di bidang industri Kelapa. Insya Allah tahun 2020.”

Baca Juga : Jelang Pelantikan Presiden, APMI: Jaga Keutuhan Nasional

Sebelum pertemuan di tutup Husaini mengatakan akan terus mengawal kinerja lembaga Eksekutif dan Legislatif dalam menjalankan tugasnya. “Terima Kasih telah mengundang kami. Terakhir kami sampaikan. Kami berharap apa yang telah di bicarakan dalam pertemuan ini akan menjadi kerja nyata. Kami akan terus mendorong legislatif dan Ekstekutif bekerja sesuai tugasnya untuk sepenuhnya kepentingan rakyat Indragiri Hilir.”

Komentar