Kisah Tengku Sulung (Panglima Besar Reteh) Sukses Dipentaskan Bengkres

Kisah Tengku Sulung
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Bengkres sukses pentaskan kisah Tengku Sulung di Yogyakarta. Tengku Sulung adalah seorang panglima dengan gelar Panglima Besar Reteh, yang menjabat pada masa pemerintahan kesultanan Riau-Lingga.

 

Trisila – Bengkres sukses menjadi pembuka dari “naiknya” kisah Tengku Sulung ke pentas teater.  Sebelumnya belum pernah terdengar kisah perjuangan Tengku Sulung dipentaskan dipertunjukan teater. Kali ini kembali Bengkres pentaskan karyanya di Yogyakarta pada 5 November 2019 lalu. Tepatnya di Taman Budaya Yogyakarta.

Baca Juga : Wakil Bupati Inhil : Terimakasih Bengkres!

Kisah Tengku Sulung ini berdurasi dua jam, dengan jumlah pemain dan crew 27 orang. Ratusan penonton mulai dari mahasiswa, seniman dan penggiat budaya di Yogyakarta menyaksikan Kisah Tengku Sulung yang dipentaskan Bengkres.

Adegan Bujang Selamat di Pementasan Tengku Sulung

Muncul dengan teater Bangsawan Melayu, Bengkres ungkapkan konsistensinya mengembangkan dan mempertahankan Teater Bangsawan di tengah zaman yang tidak berpihak pada seni budaya tradisi.

“kami berkesenian tidak sekedar hobi, bagi kami menjaga tradisi dalam lingkup seni budaya khususnya teater bangsawan adalah perjuangan” ungkap Roma Irama (Ketua Bengkres).

Info Agenda Pementasan Tengku Sulung

Ari Musapia, Sutradara pementasan Bengkres kali ini mengungkapkan bahwa Tengku Sulung diangkat sebagai Panglima Besar Reteh pada masa Kesultanan Riau-Lingga. Tengku Sulung gugur dalam pertempuran melawan Belanda.

“Pementasan ini menceritakan perjalanan Tengku Sulung diangkat oleh kesultanan Riau-Lingga  sebagai panglima dengan gelar (Panglima Besar Reteh) dan melakukan perlawanan terbuka kepada Belanda. Tengku Sulung gugur di medan perang, ia gugur sebagai pahlawan. Perlawanan Tengku Sulung tercatat sebagai perlawanan rakyat terbesar di Riau.” Ungkap Ari Musapia

Adegan Perdebatan Pengangkatan Tengku Sulung Sebagai Panglima

 

Bengkres konsisten di jalurnya

Saipudin Ikhwan, selaku salah satu pendiri Bengkres mengungkapkan bahwa dengan segala keterbatasan dan kekurangan, Bengkres tetap konsisten berjuang di jalurnya, dan itu adalah suatu yang berharga khususnya untuk Kabupaten Indragiri Hilir. Terlebih kali ini Bengkres muncul dengan sebuah karya yang mencoba mengangkat batang  tenggelam.

“Bengkres berjuang secara konsisten di jalurnya, apa lagi kali ini bengkres membawa kisah Tengku Sulung,  ini sangat berharga. Dengan segala kekurangan yang dimiliki, Bengkres tetap solid dan kokoh mengangkat batang yang tenggelam. Inhil harusnya bangga memiliki Kelompok Seni Budaya seperti Bengkres” ujar Boboy, Sapaan akrab Saipudin Ikhwan.

Foto Bersama Setelah Pertunjukan

Untuk diketahui, Cerita (Naskah) Tengku Sulung yang ditulis Oleh Bengkres memiliki 3 episod, yaitu:
1. Episod Pengejaran Tengku Sulung
2. Episod Sumpah Setia Panglima
3. Episod Perlawanan Panglima Besar Reteh

Episod ke 2 adalah yang dipentaskan oleh Bengkres di Yogyakarta.

One thought on “Kisah Tengku Sulung (Panglima Besar Reteh) Sukses Dipentaskan Bengkres”

Komentar