GMNI INHIL Pertanyakan (BUMD INHIL) Perkelapaan

bumd inhil
Bagikan Tulisan Ini Bung...

“Dalam hal fit and proper test  DPRD tidak dapat undangan, maka dari itu kami hanya bisa berharap yang terbaik”. Ujar Ferryandi.

BUMD INHIL – Pengurus GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Cabang Inhil menyambangi kantor DPRD Inhil, selasa (19/11/2019), pagi.  Ternyata agenda GMNI Inhil ke kantor DPRD  adalah untuk menemui ketua DPRD, Ferryandi.

Pada pertemuan tersebut, GMNI Inhil  mempertanyakan fokus Pemerintah dalam pembentukan BUMD dan program lanjutan di bidang industri kelapa.


Baca Juga : Seleksi Direksi BUMD Perkelapaan Dibuka, APMI : Jangan Nepotisme!

Ketua DPC GMNI Inhil mengatakan, GMNI  ingin mengetahui peran dan rencana DPRD dalam isu perkelapaan khususnya terkait pembentukan BUMD.


“Kami ingin mengetahui bagaimana DPRD Inhil menjalankan fungsinya dalam persiapan BUMD tersebut.  Karena ini adalah fokus teman-teman sejak 2015, saat Pemerintah mendorong SRG (Sistem Resi Gudang), kita sudah mengusulkan BUMD. Jadi, selanjutnya kita merasa perlu mengawal ini” ungkap, Bung Hendra.

Terkait hal BUMD yang sedang membuka seleksi direksi, Ferryandi berharap panitia seleksi dapat menjaring calon yang memang ahli dan dapat menjalankan BUMD tersebut sesuai dengan harapan masyarakat Inhil.


“kami berharap seleksi direksi menghasilkan direktur dan staff yang credible di bidangnya” Ungkap Ferryandi.

Ferryandi juga mengatakan sampai saat ini DPRD tidak dilibatkan dalam fit and proper test.

“Tetapi dalam hal fit and proper test, kami dari DPRD tidak dapat undangan. Maka dari itu kami hanya bisa berharap yang terbaik.” ujar, Ferryandi.

Fit and Proper Test secara terbuka

Menanggapi informasi tersebut, DPC GMNI Inhil mengatakan akan meminta Pemda (Bupati Inhil) terkhusus panitia seleksi Direksi BUMD perkelapaan untuk melakukan fit and proper test secara terbuka. Hal ini maksudnya, agar yang menjalankan langkah strategis perkelapaan betul betul orang yang kompeten.


“Kami akan meminta pemerintah, Bupati, khususnya tim seleksi, untuk melakukan fit and proper test secara terbuka. Karena masyarakat juga perlu tau, kemana arah pembangunannya, apa konsepnya dan bagaimana bisa BUMD ini memberikan kesejahteraan kepada masyarakat khususnya petani kelapa. Kita tidak ingin BUMD ini nanti berujung korupsi seperti BUMD GCM (Gemilang Citra Mandiri) pada masa lalu”. Tegas Bung Hendra.

Baca Juga : Kasus BUMD (PT GCM) Naik, Bakal Ada Tersangka

Terakhir sebelum menutup pertemuan  Hendra tarmizi  berharap  bisa terjalin komunikasi yang baik antara mahasiswa dan DPRD Inhil selaku lembaga perwakilan rakyat. Agar saluran aspirasi bisa cepat mendapat tanggapan, sehingga bisa menghindari terjadinya gejolak pada mahasiswa karena saluran komunikasi tertutup.


“Terima kasih atas waktu nya kepada Ketua DPRD Inhil. Kami berharap komunikasi dan saluran aspirasi  bisa terus terjalin antara DPRD Inhil dan kalangan pemuda mahasiswa. Agar kita lebih baik lagi dalam proses pengawalan kebijakan, tidak melulu demonstrasi, karena kita akan agresif bila saluran komunikasi itu terhambat” tandas Hendra.

Admin Trisila.com

admin adalah seorang admin...

Komentar