Tanggapi Panggung Apresiasi Tuah Abdi, Ketua Bengkres Inhil: Lihatlah Karya Seniman Muda

Bagikan Tulisan Ini Bung...

Tembilahan – 30/11/2019 – Penyelenggaraan Panggung Apresiasi oleh Sanggar Teater Tuah Abdi Universitas Islam Indragiri (UNISI) akan segera digelar.

Dalam proses persiapannya, wadah kesenian kampus yang dipimpin M. Irsyad Wahidi ini terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

Dukungan itu hadir dari pelajar, mahasiswa, dosen, juga masyarakat dari berbagai status, begitupun tak terlepas dukungan dari sanggar-sanggar seni lain.

Bengkel Kreasi (Bengkres) Inhil yang merupakan sanggar teater umum merasa bangga atas proses berkarya yang dilakukan oleh seniman teater kampus UNISI.

Bengkres yang sudah banyak memiliki karya pada pertunjukan tunggal dan mendapat juara di gelanggang lomba, sangat support atas semangat Tuah Abdi.

“Saya bangga dengan semangat mereka yang berproses,” kata Roma Irama (Ketua Bengkres Inhil).

Bengkres melihat ada angin segar dari aktifnya Tuah Abdi yang berbasis akademisi/mahasiswa.

“Selepas Bengkres menggelar karya di Yogyakarta kemarin, saya melihat dan merasa bahwa ada semangat baru teater yang hadir di kampus UNISI”,

“ya semangat itu kelihatan lewat aktivitas atau proses karya Tuah Abdi,” ucap Roma.

“Selesai menggelar malam puisi jilid 11 kemarin, saya perhatikan sanggar kampus ini terus berdiskusi, menemukan konsep-konsep kegiatan, dan melatih diri untuk menghidupkan seni di Inhil, di kampus khususnya,” sambung Roma.

Baca: Akan Adakan Panggung Apresiasi, Ketua Tuah Abdi: Seni Harus Tetap Hidup

Roma Irama mengajak semua pihak untuk mengamati perkembangan seniman muda sebagai aset daerah, bangsa, dan negara

Selaku Seniman Teater yang juga pernah menjadi Ketua Tuah Abdi (dua periode), Roma mengajak khalayak untuk menyaksikan panggung apresiasi.

“Saya harap kepada pelajar, mahasiswa, masyarakat umum sekiranya bisa hadir pada acara Tuah Abdi malam minggu ini,” sebut Roma.

“Lihatlah karya-karya seniman muda, karna dari situ kita melihat apa yang tersimpan dalam diri mereka untuk masa depan dan kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Roma Irama tidak menafikkan bahwa perjuangan dalam seni itu adalah hal sulit, tapi akan sangat nikmat bagi yang yakin.

“sesama anak muda, saya paham bagaimana kondisi ombak pada lautan proses karya seniman di Tuah Abdi, bahkan di Inhil,” tegas Roma.

“Bila keyakinan telah memperkokoh diri, pengetahuan memperjelas batas abdi, pengamalan menjadi karya yang membangun mental dan raga bangsa ini, ombak seganas apapun tiada berarti,” Tutup Roma.

2 thoughts on “Tanggapi Panggung Apresiasi Tuah Abdi, Ketua Bengkres Inhil: Lihatlah Karya Seniman Muda

Komentar