Kantin GMNI INHIL: Ezwin Bongkar Hubungan Bung Karno, Islam Dan Pancasila

Bagikan Tulisan Ini Bung...

Tembilahan – Rutinitas diskusi anggota/kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Indragiri Hilir (Inhil) terus dilaksanakan.

Kajian Rutin (Kantin) kali ini membahas tentang hubungan pendiri bangsa (Bung Karno khususnya) dengan Islam dan Pancasia.

Kali ini, Karya: Dr. Ahmad Basarah yang berjudul “Bung Karno, Islam Dan Pancasila” menjadi sumber kajian.

Pembicara merupakan anggota GMNI Inhil, Bung Ezwin (sapaan akrab). Kajian dilaksanakan pada Minggu (8/12/2019) pukul 13.00 s/d tuntas, di Teras Gedung Venue Futsal.

Ezwin menyampaikan bahwa di Indonesia, Pancasila dan Islam sejatinya tidak dapat dibenturkan, justru keduanya saling melengkapi.

“Islam sebagai pedoman hidup, Pancasila sebagai pedoman bernegara, kedua nilai itu tidak bertentangan,” terang Ezwin.

Baca Juga: Mahfud MD Jelaskan Islam Rahmat Bagi Semesta

Keterbukaan ruang diskusi antar organisasi gerakan di Inhil menunjukkan adanya keakraban antar aktivis di kota seribu parit

Peserta diskusi tidak hanya berasal dari GMNI Inhil, hal itu membuat argumentasi yang saling mengisi dan mewarnai forum.

“Kita sebagai mahasiswa harus memahami Ideologi Pancasila, dan tidak ada pertentangannya dengan Islam yang rohmatallil’alamin,” ucap Irsyad (anggota PMII Komsat Inhil).

Husaini selaku Ketua Umum HmI Komsat Fekon UNISI berujar bahwa banyak nilai-nilai Pancasila yang bisa diterapkan dalam kehidupan.

“Seperti nilai persatuan dan kesatuan itu. Kita ini beragam suku, budaya, ras sampai agama,” sebut Husaini.

Baca Juga: Cipayung Inhil Diskusi Bersama

Komentar