Gagas Pasar Kejut 2.0, Riwan Ajak Pemuda Ber-Kreativitas dan Berdikari

Bagikan

“Kita sudi berpenat lelah demi kreativitas dalam perjuangan, tapi tak rela menjilat penindasan”
R. Gahardika

Tanjab Barat – Trisila – Kreativitas Pemuda Kuala Tungkal Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) terus hadir dalam bentuk yang berbeda.

Setelah beberapa waktu lalu menggelar Malam Seni Pertunjukan, pemuda kreatif asal Kuala Tungkal lanjut mengadakan Pasar Kejut Jilid II (2.0).

Pasar Kejut merupakan wadah para wirausahawan muda, dengan menjajakan produk/jasa dalam konsep dagang/bisnis yang kreatif.

Pasar Kejut 2.0 akan digelar pada Jum’at-Sabtu, 31 Januari s/d 1 Februari 2020, bertempat di Ex. Gedung Runtuh Kuala Tungkal.

Riwan Gahardika, S.Sn (24) selaku ketua pelaksana mengajak pemuda Tungkal turut aktif dalam agenda kreatif, termasuk pada “Pasar Kejut”.

Pagelaran Pasar Kejut kali ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan dari seniman-seniman muda asal Kuala Tungkal.

Kita butuh lebih banyak kreativitas, baik di bidang kesenian, kebudayaan, termasuklah ekonomi, dan yang lainnya, kata Riwan.

Malam Seni Pertunjukan Sukses, Riwan: Terus Kembangkan!

“The creation of value as a result of idea”

Mengutip kalimat John Howkins tersebut, Riwan menggambarkan pentingnya sebuah gagasan untuk pembangunan kedepan.

Disamping gagasan kreatif, pemuda juga harus pelan-pelan berdiri di kaki sendiri (Berdikari), khususnya dibidang ekonomi.

Berdikari dibidang ekonomi dalam era modern dan industri 4.0 ini sangat bergantung pada daya kreativitas, agar lahir nilai lebih.

Kreativitas harus hadir saat penyusunan gagasan-konsep sampai penerapannya. Dari gagasan itu kemudian diarahkan untuk pembangunan.

Saya coba menangkap pesan Howkins itu sebagai kode untuk membangun daerah, lewat ide atau gagasan kreatif pemudanya,” Ucap Riwan.

Saat ditanya tentang tujuan pagelaran Pasar Kejut, Riwan mengutip salah satu lirik lagu (Biru-Efek Rumah Kaca), yaitu “Pasar Bisa Diciptakan“.

Dia (Riwan) juga menegaskan, bahwa Pasar Kejut ini murni ide dan milik pemuda-pemuda yang tergabung di dalam panitia pelaksananya.

Kegiatan ini bukan untuk naikkan nama pejabat tertentu, baik dari unsur legislatif maupun eksekutif. Baik yang sedang menjabat maupun yang ingin (calon) menjabat,” tegas Riwan.

Sebagai Pemuda, Riwan berharap kedepannya semakin banyak tumbuh pemuda kreatif dalam banyak bidang. Dan diikuti support dari masyarakat serta pemerintah.

Semoga kedepannya dukungan terus tumbuh, baik dari masyarakat ataupun pemerintah, bukan individu yang cari nama,” katanya.

Seperti persoalan retribusi dan penggunaan fasilitas milik daerah harus juga diperhatikan dan diskusikan lagi. Agar efektif penerapannya untuk pembangunan daerah, khususnya perkembangan pemudanya,” sambung Riwan.

Ruang kreatif harus terbuka lebar untuk anak muda, karena ada banyak yang memiliki gagasan, tapi tak ada ruang dan sumber daya untuk mewujudkannya,” tambahnya.

Baca Juga: Pemuda dan Pendidikan Pada Masanya

🔥140
Bagikan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *