Dari ATB ke BUMD, GMNI Sorotin Pengelolaan Air Bersih Kota Batam Trisila.com

Dari ATB ke BUMD, GMNI Soroti Pengelolaan Air Bersih Kota Batam

Bagikan

Trisila.com – Batam – Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Batam, Husnul Husin Mahubessy dalam media pers mengatakan bahwa isu yang beredar terkait kontrak ATB pengelolaan Air bersih di Batam menjadi sorotan di media sosial dan masyarakat hari ini, sehingga muncul keresahan oleh sebagian masyarakat, Selasa 28/01/2020.

Lanjut Husnul ATB sudah dikenal di Indonesia sebagai salah satu perusahaan terkemuka dalam pengelolaan air. Selain Batam, ATB juga sudah mendapat proyek pengelolaan air bersih di beberapa daerah seperti, Jawa Timur, Lampung, dan juga pulau Samosir. Banyak juga inovasi yang telah dilakukan ATB sehingga bisa memperoleh banyak prestasi. Salah satunya SCDA.

Husnul juga menyatakan bahwa penerus ATB akan mengalami kesulitan dalam mendistribusikan air. Pasalnya progam Rudi sebagai Walikota adalah melebarkan seluruh jalan di Batam hingga 2025. Imbasnya kepada masyarakat.

Kemelut Jiwasraya, DPP GMNI Pertanyakan Peran OJK

APBD

APBD Batam sudah banyak dipakai untuk infrastruktur pembangunan jalan dan Gedung, ketika pengalihan ATB ke BUMD akan terkendala, karena membangun dan perencanaan pembangunan Air bersih bukan waktu yang cepat, terus masyarakat mau konsumsi air bersih dari mana ujar Husnul.

GMNI juga menyoroti hasil kerja ATB selama ini cukup baik dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota, yang dihawatirkan pemindahan air bersih di ambil alih oleh pemerintah akan muncul banyak korupsi, untuk itu sudah bagus ketika air bersih di kelola oleh pihak swasta (ATB).

inovasi SCADA yang membuat ATB meraih banyak penghargaan nasional dan internasional dalam pengelolaan air bersih, ATB juga mengingatkan BP Batam bahwa dalam perjanjian konsesi, ada return on investment (ROI) atau pengembalian investasi yang ditanamkan ATB selama ini, jika benar-benar BP Batam tak memperpanjang kontrak dengan ATB. ROI itu wajib dikembalikan BP Batam ke ATB.

Husnul juga mengatakan bahwa penerus ATB akan mengalami kesulitan dalam mendistribusikan air. Pasalnya progam Rudi sebagai Wali Kota adalah melebarkan seluruh jalan di Batam hingga 2025. Kemungkinan besar air bersih pun akan menjadi terkendala kalau mengalami pemindahan.

 

Baca Juga : Terkait Omnibus Law, DPP GMNI Ambil Sikap

🔥88
Bagikan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *