Tak Kapok! Penggiat Seni Teater Tanjab Barat Ini Akan Pentas Lagi!

Bagikan
“Ini seniman kecil, butuh dikritik, agar bisa terbentuk” Abdul Rahman

Trisila – Kuala Tungkal – Sekelompok penggiat seni teater asal Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) tengah mempersiapkan pertunjukan tunggal untuk kesekian kalinya.

Meski kurang diakui dan banyak kendala, para penggiat lakon drama dari “Kota Bersame” itu tidak kapok berkarya untuk kali ketiga.

Pementasan pertamakali (2017) dengan naskah “Kebebasan Abadi“, Karya C.M. Nas. Dan yang kedua (2019) adalah naskah “Tong Diskusi“, Karya S. Royyan.

Dan dua pementasan itu dilaksanakan di gedung yang sama, yaitu Balai Pertemuan (Gedung Pola) Pemkab Tanjab Barat.

Abdul Rahman (21), salah satu pelaku seni teater yang dalam pementasan kali ini bertugas sebagai manajemen produksi sekaligus sutradara.

Rahman menyampaikan cerita singkat berdirinya Teater Tanjak yang awal mulanya berupa komunitas umum-kepemudaan hingga menjadi sanggar seni.

Nama kami kemarin itu KEPAL (Kreativitas Pemuda Tungkal), karena masih merangkul berbagaimacam aktivitas, bahkan diluar seni,” ucapnya.

Dulu pernah buat ya semacam malam puisi, malam kreasi, dan yang lain,” tambahnya.

Tapi, karena sudah spesifik gerak bidangnya, maka kami memilih fokus ke karya seni teater atau drama,” kata Rahman.

InsyaAllah pertunjukan ini (ke-3), dilaksanakan pada malam minggu nanti (Sabtu, 22/2/2020) juga di Gedung Pola, dari jam 19.30 WIB sampai selesailah” sambungnya.

Pasar Kejut 2.0 Sukses Di Garap Pemuda Tungkal

Menurut Rahman, sangat penting menjaga atau membina mental dan karakter pemuda, sembari mengutip salah satu poin trisakti (dari Bung Karno)

Berkarakter dibidang Sosial dan Budaya. Ya itulah yang akan diupayakan oleh sanggar,” terang Rahman.

Disamping pementasan tunggal, akan ada juga Special Performance dari:

AZLY ZAIN
(Penyanyi)

META KUSTIK
(Band Akustik)

TIUS KUSTIK
(Band Akustik)

Selaku sutradara pementasan kali ini, Rahman menggambarkan alur kisah naskah yang akan dipentaskan.

Kisah yang akan diangkat ini, kami sadur dari naskah karya Khairani Erbaiti, S.Pd,” ucap Rahman.

Ceritanya seputar kondisi sosial-ekonomi masyarakat di sebuah desa, dan pandangan hidupnya tentang masa depan,” tambahnya.

Bentuknya kemungkinan Tragikomedi, karena menyesuaikan dengan kemampuan aktor dan minat penonton,” sambungnya.

Dia juga menjelaskan, meski teater identik dengan seni lakon/peran, tidak bisa dielakkan fungsi seni yang lain dalam setiap pementasan.

Memang, aktor adalah media utama dalam teater. Tapi, ada fungsi strategis dari unsur musik, tari, rupa dan sastra dalam teater,” terang Rahman.

Pernyataan sutradara tersebut senada dengan pendapat Riwan Gahardika, S.Sn (24) selaku pembina Sanggar Teater Tanjak.

Riwan mengatakan bahwa salah satu peran penting musik dalam garapan teater adalah untuk menggambarkan suasana atau keadaan tertentu.

Dalam teorinya, itu disebut musik programa. Musik didesign agar ikut bercerita tentang suasana dalam kisah drama,” ucap Riwan.

Juga bisa suasana lebih dipertegas dengan musik saat aktor berperan atau berdialog,” jelasnya.

Pola dialog itu seperti sastra, tata artistik itu seni rupa, dan pola gerak atau positioning pemain itu seni tari,” kata Riwan.

Sebagai Pimpinan Produksi pula, Rahman berterima kasih atas support moril dan materil dari berbagai pihak.

Banyak pihak yang telah mensupport persiapan, itu akan kami tampilkan di papan ucapan terima kasih,” katanya.

ada pula yang tidak ingin disebutkan nama atau lembaganya. Pokoknya untuk semuanya kami sampaikan terima kasih,” sambungnya.

Semoga pementasan sukses dengan keterbatasan ini, amin,” do’a Rahman.

Tidak lupa pula, Rahman mengajak siapapun untuk datang menonton nantinya, serta memberi masukan agar lebih baik untuk kedepannya.

Saran dari semuanya sangat kami butuhkan, ini seniman kecil, butuh dikritik agar bisa terbentuk,” katanya.

Dan habis nonton nanti, ikutlah diskusi, agar sama-sama membedah pementasan itu dari berbagai sisi,” tutupnya.

Baca Juga: Politik Anggaran Dan Keterbukaan Informasi Publik

🔥42
Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *