Catat! Teater Tanjak Akan Adakan Malam Puisi!

Bagikan
“Ajarkanlah Sastra Kepada Anak-Anakmu, Agar Anak Pengecut Menjadi Pemberani”
Umar bin Khattab R.A

Trisila – Kuala Tungkal – Jum’at, 13/3/2020. Setelah beberapa minggu lalu sukses menggelar pertunjukan tunggal dengan Naskah Ambong Karya Khairani Erbaiti, S.Pd disutradarai oleh Abdul Rahman.

Selanjutnya, Kelompok pemuda yang aktif di kesenian teater itu akan laksanakan program sastra/puisi, lewat penyelenggaraan Malam Puisi Tungkal Jilid I.

Dengan Tema:
“Literasi, Pemuda, dan Harapan Bangsa”

Malam Puisi Tungkal (MPT) merupakan salah satu program Sanggar Teater Tanjak untuk menyebarluaskan budaya sastra dikalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa.

Selain itu, MPT juga menjadi ruang pengembangan karakter dan kemampuan pembaca puisi serta mengasah mental aktor/aktris teater di Tanjab Barat.

MPT Jilid I itu akan diselenggarakan pada sabtu, 14/3/2020 pukul 19.30 WIB s/d selesai, bertempat di CAFFEE RUDZ (dibelakang Hotel Masa Kini).

Malam puisi yang pertama ini akan melibatkan beberapa seniman, penggiat literasi dan guru-guru, yaitu:

– Dewan Kesenian Tanjab Barat;
– Yayasan Kuntala Chambers;
– Ikatan Guru Indonesia;
– Penggiat Literasi; dan
– Demokra Literasi

Selain pemuda, pelajar, dan mahasiswa yang akan membacakan puisi, akan ada juga orasi oleh tokoh dan senior muda, diantaranya:

Orasi Kesenian,
Muhammad Irvan/Galank

Orasi Kepemudaan,
Teguh Subrata, S.IP

Orasi Kebudayaan,
Riwan Gahardika, S.Sn

Tidak ketinggalan pula pembacaan puisi oleh aktor senior yang dulunya aktif di TEATER TONGGAK (Nanang Maulana), dan Sastrawan senior dari Komunitas KUPAS (A. Yani, AZ).

Abdul Rahman, selaku Ketua Sanggar Teater Tanjak memberi gambaran sedikit mengenai acara MPT tersebut.

Acaranya sederhana saja, ada yang membacakan puisi, orasi, dan diskusi terkait sastra dan literasi, berdasarkan tema tentunya,” ucap Rahman.

Kemungkinan juga tidak terlalu ramai, karena jumlah kursi dan ruang kita batasi, sesuai kapasitas tempat acara,” tambahnya.

Menyoal Pelaksanaan Retribusi, Yayasan Kuntala Chambers Tunggu Respon Bupati

 

Pembina Sanggar Teater Tanjak, Riwan Gahardika, S.Sn bercerita tentang semangat yang ada dibalik upaya memunculkan budaya sastra ditengah kehidupan modern sekarang ini.

Lewat Malam Puisi ini, kawan-kawan berusaha agar sastra dinikmati dan digunakan oleh pemuda sebagai salah satu media penyampai pesan,” ujar Riwan.

Seperti pendahulu kita, karya sastranya luar biasa, ada yang berisi pesan kehidupan, pesan perjuangan, pesan perlawanan, dan banyak lagi,” sambungnya.

Sembari menjelaskan pentingnya sastra, Riwan menyebut beberapa kalimat sastrawi dan karya sastra dari tokoh-tokoh terdahulu yang masih sering dibacakan oleh orang-orang masa kini.

Seperti Raja Ali Haji dengan Gurindam 12-nya, Bung Karno dengan Pidato Semangat Juang-nya, Wiji Tukul dengan Semangat Perlawanan-nya, serta sastrawan dan karya sastra yang lainnya.

Mengakhiri penjelasan terkait MPT, Ketua Teater Tanjak (Rahman) mengutip kalimat dari sahabat Rasulullah SAW.

Saya teringat nasihat sahabat Umar bin Khattab R.A, beliau bilang -Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu, agar anak pengecut menjadi pemberani-,” terang Rahman.

Rahman berharap program ini bisa berjalan terus menerus, dan bermanfaat bagi pembangunan karakter sumber daya manusia di Tanjung Jabung Barat.

Semoga kita masih bisa mencintai sastra dan menjadi seperti apa yang dikatakan oleh Umar bin Khattab R.A, amin,” tutup Rahman.

Baca Juga: Krisis Konsep Berfikir Kepemimpinan

🔥54
Bagikan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *