MPT Jilid I Sukses, Ketua Teater Tanjak: Ekspresi Jangan Terhenti

Bagikan

Trisila – Kuala Tungkal – Sabtu, 14/3/2020 Teater Tanjak Sukseskan Malam Puisi Tungkal (MPT) Jilid I dengan suasana pembacaan puisi serta diskusi yang harmonis.

Puisi dibacakan oleh pelajar, pemuda, guru, seniman dan mahasiswa secara bergantian, yang dimulai dari Pukul 20.20 s/d 22.40 WIB di CAFFEE RUDZ Jl. Siswa (belakang Hotel Masa Kini).

Sebelum pembacaan puisi dimulai, Abdul Rahman (Ketua Teater Tanjak) membuka acara dengan menjelaskan latar belakang kegiatan.

Acara diarahkan dan dimoderatori oleh Riwan Gahardika, S.Sn dan Lia Damai Yanti.

Tidak hanya pembacaan puisi, pesan-pesan edukatif dalam bentuk orasi dan sambutan khusus juga turut disampaikan.

Tema MPT Jilid I “Literasi, Pemuda, dan Harapan Bangsa” dibahas selama acara dengan gaya santai dan sederhana.

Pesan semangat dan edukatif diutarakan oleh seniman yang hadir, antara lain:

Muhammad Irvan/Galank (Ketua Dewan Kesenian Tanjab Barat)

Nanang Maulana
(Seniman Teater Tonggak-Jambi, yang juga turut membaca puisi);

Bastiansyah
(Tim Pendiri Batavia Dancer, senior seniman tari);

Bang Joe
(Seniman Mural/Pelukis);

Doni
(Mantan Ketua Bacot);

Bang Aji
(Vokalis Band Twister).

Ikatan Guru Indonesia (IGI) juga memberikan apresiasi, dengan menerangkan bahwa berdasarkan jenis-jenis literasi, Teater Tanjak merupakan aktivitas literasi dibidang kebudayaan.

Turut serta pula dari bidang kepemudaan dan mahasiswa yang mewarnai diskusi, seperti:

Dadang Ginanjar, S.IP
(Ketua DPD KNPI Tanjab Barat)

Hendri Saputra
(Bidang Kesenian dan Kebudayaan DPD KNPI Tanjab Barat)

Teguh Subrata, S.IP
(Pemuda Tanjab Barat)

Mas Agit
(Special Preneur)

MENPORA STAI An-Nadwah

Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA STAI An-Nadwah)

Resimen Mahasiswa
(MENWA STAI An-Nadwah)

Dan puisi yang dibacakan dengan gaya serta rasa yang variatif dari peserta membuat audience menikmati alur acaranya.

Catat! Teater Tanjak Akan Adakan Malam Puisi!

 

Untuk diketahui, (menurut data panitia) bahwa peserta yang sempat membacakan puisinya adalah:

Balqis Naila Fajri
(Rumah Literasi)

Yessa Juliana
(SMAN 2)

Yulis Suwarni, S.Pd
(Ikatan Guru Indonesia)

Intan Maya Sari
(Resimen Mahasiswa STAI An-Nadwah)

Saiful
(Guru Bahasa Indonesia SMKN 1)

Haziq
(DemokraLiterasi)

Fikri Efendi
(Penggiat Literasi)

Trio Mustaqin
(HMI)

Riwan (Pembina Teater Tanjak) mengungkapkan bahwa sebenarnya masih banyak yang belum sempat membacakan puisinya, tapi waktu tidak memungkinkan.

Kan sudah terlalu larut, jadi mohon maaf bagi kawan-kawan yang belum dipanggil untuk membacakan puisi,” ucapnya.

Tapi, puisi-puisi yang belum terbaca itu masih bisa mengaum nantinya di MPT Jilid II, insyaAllah,” terang Riwan.

Selaku Ketua Teater Tanjak, Rahman mengaku telah menyusun agenda-agenda yang terkait dengan sastra.

Kita akan upayakan semampunya, agar aktivitas sastra tetap bejalan. Ekspresi jangan terhenti,” tandas Rahman.

Memang peserta tidak terlalu ramai, tapi alhamdulillah kondusif dan kursi yang tersedia terisi semua,” sambungnya.

Masukan dan saran dari semua pihak diterima dan akan dibahas lebih lanjut oleh Pengurus Teater Tanjak.

Kekurangan dalam pelaksanaan akan kami perbaiki agar lebih baik lagi nantinya,” tutup Rahman.

Baca Juga: Menyoal Retribusi, Yayasan Kuntala Chambers Tunggu Respon Bupati

🔥22
Bagikan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *