Waspada, politik adu domba gaya baru

Bagikan

DEVIDE Et IMPERA

Trisila.com — Politik pecah belah, politik adu domba, atau devide et impera adalah kombinasi strategi politik, militer, dan ekonomi yang bertujuan mendapatkan dan menjaga kekuasaan dengan cara memecah kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang lebih mudah ditaklukkan.

Sadarkah Anda bahwa pelecehan kedaulatan Indonesia oleh Malaysia,

Masalah pertikaian antar agama di Indonesia, dll.. adalah strategi lama ‘devide et impera’ yang tak kita sadari.

Dunia, Indonesia adalah raksasa yang tertidur. Ia sempat berdiri tegak dengan kerajaan maritimnya dimasa lampau. Namun sejak kedatangan Belanda, dunia menidurkan sang raksasa dengan devide et impera atau adu domba.

Saat itulah Indonesia di adu domba dengan beragam suku yang mulai terpecah belah agar mudah terkalahkan. Namun ternyata perpecahan itu butuh waktu 350 thn bagi Belanda untuk menguasai. Mengapa Indonesia merdeka? Karena tak terkalahkan jika kita bersatu.

Dimasa modern, devide et impera diterapkan lewat adu domba politik, dunia gempar dgn kecerdasan Habibie, beliau memimpin hanya selama 512 hari namun mengeluarkan Indonesia dari jurang krisis. Beliau turun jabatan dan kecerdasannya dimanfaatkan negara lain.

Mantan menteri keuangan Sri Mulyani dengan prestasinya menghindarkan Indonesia dari krisis finansial 2008 bahkan meraih hasil positif. Dunia sekali lagi gentar.

Adu domba politik yg terjadi mengharapkan Sri Mulyani mundur dan dipilihlah bank dunia. Apakah kamu tidak tersadar? Mengapa Indonesia rela mengusir pejabat terbaiknya?

Lalu mengapa dikatakan devide et impera?.

Karena sekarang adalah masa-masa yang hebat bagi Indonesia. Terhindar dari krisis finansial 2008 membuat dunia terbelalak.

Apalagi skrg pemerintahan menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,5%.

 

Baca juga : Penjajahan gaya baru

 

Di tahun 2020 ini, Indonesia kembali dihebohkan oleh pandemik covid-19. Yaitu virus Corona yang berasal dari negara cina yang bersifat menular melalui sistem pernapasan.

Saking heboh nya, hampir setiap hari media menaikkan berita perihal bencana non alam tersebut.

Sadarkah kita, bahwa ini juga termasuk politik adu domba gaya baru. Ini terlihat jelas dimana setiap hari beredar media massa dari lokal sampai internasional yang seakan akan menyuntik kan doktrin ke masyarakat bahwa virus ini sangat mematikan, sangat ganas, dan sebagainya.

Hal ini menimbulkan kan keresahan masyarakat yang berlebihan dikarenakan banyaknya berita yang simpang siur, berita hoax, sehingga terjadilah gesekan antara masyarakat dan pemerintah.

Dunia ingin sang raksasa cepat ditidurkan kembali, dengan adu dombanya. Apakah perang? Terorisme ? Kerusuhan? TIDAK, negeri ini telah berada di jalur yang tepat, perang dan kerusuhan hanya akan menguras tenaga, perhatian dan keuangan negara. Cukup tindakan tegas ! Maka dunia terdiam karena adu domba telah gagal.

Indonesia adalah bangsa yg cerdas. Maju terus Indonesia. Sadarlah bhwa inisemua hanya sandiwara belaka, jangan terprovokasi!

Sebarkan, Satu Indonesia !

🔥98
Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *