Gerakan Kebangkitan Rakyat Marhaen (GKRM) Dideklarasikan di Tembilahan

Bagikan Tulisan Ini Bung...

Tembilahan – Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2020) pemuda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) deklarasikan Gerakan Kebangkitan Rakyat Marhaen (GKRM).

Deklarasi dilakukan pada pukul 20.00 WIB di Aula Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kab. Inhil.

Kegiatan tersebut dihadiri pemuda yang berasal dari berbagai kelompok organisasi/komunitas yang secara konseptual memiliki kesamaan pikiran dan azaz dalam berjuang.

Menuju deklarasi, acara dibuka dengan pembacaan do’a dan diskusi mengenai dasar filosofis, teori perjuangan, dan hal-hal terkait yang dianggap perlu dibahas.

Saipudin Ikhwan (yang akrab disapa Bung Boboy) selaku pemantik diskusi menerangkan, “Secara konsep, khususnya soal karakter perjuangan, kami memiliki watak yang sama. Sehingga perlu kesatuan”, terangnya.

Boboy juga menyampaikan bahwa gerakan tersebut (GKRM) bertujuan membentuk satu pergaulan hidup yang berwatak sosialisme.  Dimana tujuan itu diwujudkan dalam bentuk keadilan dan  kesejahteran rakyat melalui perjuangan bersama rakyat secara langsung.

“Kita adalah bagian dari rakyat, seluruh kekuatan harus berpihak pada kepentingan kaum marhaen. Gerakan ini harus berjalan dengan mengorganisir dan menghimpun kekuatan rakyat dengan menjadikan Tri Sakti Bung Karno sebagai arah perjuangan”, Jelas Bung Boboy.

“Dalam perjuangan itu, tentunya kita butuh teori perejuangan. Dan teman-teman seperjuangan sepakat memilih Marhaenisme sebagai teori perjuangan lengkap dengan turunan teorinya”, tambahnya.

Acara yang berlangsung dengan khitmad, penuh dengan dialektika dan ditutup dengan Pembacaan “Dedication of  Life” Soekarno.

Admin Trisila.com

admin adalah seorang admin...

4 thoughts on “Gerakan Kebangkitan Rakyat Marhaen (GKRM) Dideklarasikan di Tembilahan

Komentar