Tuah Abdi : Masih Adakah Cinta Diantara Kita?

Bagikan Tulisan Ini Bung...

Semenjak hadirnya virus ‘mengerikan’ yang bernama Corona Virus Disease (Covid) di negeri kita Indonesia, hampir seluruh kegiatan masyarakat dipaksa untuk tidur. Dan salah satunya adalah kegiatan kesenian yang dahulu rutin diselenggarakan oleh para pelaku seni seperti Sanggar Tuah Abdi, dengan hadirnya Covid-19 kegiatan-kegiatan kesenian menjadi sepi dan para pelakunya menjadi kesepian. Tentunya masa pandemi ini sangat membingungkan, sebab bergerak susah tidak bergerakpun resah.

 

Walaupun masih berada dalam suasana pandemi, para mahasiswa dan juga seniman dari Sanggar Tuah Abdi yang jiwa-jiwa seninya sudah begitu memberontak akhirnya menyelenggarakan acara kesenian dengan tajuk “Masih Adakah Cinta Diantara Kita?”. Tentunya kegiatan tersebut telah mendapat restu dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir.

 

Baca juga : Filantropi Marhaenisme

 

Acara dibuka dengan resmi oleh ketua pelaksana Desi Rahmilia dan dilanjutkan dengan pembacaan puisi yang menenangkan, menghanyutkan dan menggelegar dari beberapa seniman yang hadir. Kemudian acara dilanjutkan dengan dialog antar seniman teater muda dan seniman teater senior dalam bingkai “Silahturahmi Teater Inhil”

 

“Masyarakat sudah lama menunggu kita para seniman untuk kembali melakukan pementasan-pementasan yang memang sudah dirindukan oleh banyak orang. Dan saya rasa berkumpulnya kita, beberapa seniman teater Inhil ini adalah ajang silaturahmi untuk kembali menjahit apa yang sudah renggang semenjak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, khususnya Inhil” Sambut Muhammad Fiqry atau yang biasa dipanggil Bung Fiqry yang merupakan seniman teater dari Sanggar Bengkel Kreasi

 

Kata sambutan dari Bung Fiqry selaras dengan ungkapan terdalam dari seniman muda Inhil lainnya, yaitu Ari Musapia atau yang akrab dipanggil Bung Ari.

“Kami para seniman sudah sangat rindu untuk berdiri di atas panggung. Kami rindu untuk menghafal naskah, berlatih, hingga lalu mementaskannya dan mendengar riuh tepuk tangan penonton. Kami rindu semua itu. Jujur, tidur panjang ini membuat saya jenuh” Kata Bung Ari

Foto Bersama Para Seniman Teater Inhil

Tentunya kita semua, pelaku dan penikmat seni sangat berharap kegiatan-kegiatan kesenian kembali bangun dari tidur panjangnya. Kita semua ingin kembali hanyut dalam nikmatnya seni yang disajikan para seniman-seniman Inhil. Kita semua juga rindu akan kabar prestasi-prestasi para seniman Inhil. Semoga pandemi ini lekas berakhir, dan semoga gerakan positif kita tidak terhalang lagi oleh sekat apapun. Salam Budaya!

🔥95

2 thoughts on “Tuah Abdi : Masih Adakah Cinta Diantara Kita?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *