Sekjen GKRM Tinjau Persiapan Lokasi Penanaman Padi di Tembilahan

Sekjen GKRM
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Jumat 4 Desember 2020, Sekjen GKRM Hadi Mardiansyah meninjau persiapan lokasi penanaman padi di Tembilahan. Pada kesempatan itu turut pula hadir seorang warga parit 16 Tembilahan hilir mendampingi.

Gerakan Kebangkitan Rakyat Marhaen (GKRM) berkerjasama dengan warga parit 16 Tembilahan Hilir berencana mengenbangkan ladang padi di awal tahun 2021. Setelah sebelumnya, GKRM melalui Tambera mengembangkan pembibitan hortikultura, kini GKRM mulai bergerak ke padi.

Baca Juga : GKRM Dideklarasikan di Tembilahan

“Iyaa.. Kita ada rencana bekerjasama dengan warga untuk membangun sawah atau ladang dalam bahasa kita. Ini adalah bagian dari proses perjuangan di GKRM melaui program Tambera. Sebelumnya hortikultura, dan sambil jalan kita coba menggarap padi”. Ungkap Sekjen GKRM.

Tambera (Tanam Bersama Rakyat) adalah program yang dicetuskan oleh GKRM. Tambera berfokus bagaimana berupaya untuk menyelesaikan persoalan pertanian di Indragiri Hilir. Dimana menurut Bung Hadi, kekuatan sektor pangan Indragiri Hilir perlu diperhatikan.

Baca Juga : Marhaenisme adalah Teori Perjuangan

Baca Juga : Pentingnya Teori Perjuangan

“Kita berusaha untuk terus konsen terhadap persoalan pangan, seperti beras, hortikultura dan sebagainya. Karena ini adalah bagian penting dalam perjuangan ideologi kita. Seperti arahan dan perintah Ketua Umum, bahwa GKRM harus berkonstribusi untuk menyelesaikan persoalan pangan rakyat”. Tambah Bung Hadi.

Bung Hadi meminta do’a agar apa yang akan digarap oleh GKRM melalui program Tambera dapat terus berjalan dan konsisten.

“Nanti kita lihat kemampuan kita dan kesiapan warga, doakan saja ini bisa berjalan dan terus konsisten”. Tutupnya.

 

Admin Trisila.com

admin adalah seorang admin...

Komentar