KPK Siap Terapkan Hukuman Mati ke Mensos Juliari Batubara

hukuman mati
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Hukuman Mati. KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam dugaan kasus korupsi dana bansos untuk bantuan penanganan covid-19 tahun 2020. Penangkapan dimulai ketika  KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada sabtu 5 Desember 2020 dini hari.

Kerugian negara yang disebabkan oleh dugaan korupsi yang dilakukan oleh Mensos adalah sekitar Rp5,9 triliun melalui  272 kontrak dan dilaksanakan selama 2 periode.

Ketua KPK mentakan bahwa secara aturan memungkinkan untuk menerapkan hukuman mati kepada tindak pidana korupsi. Hal itu diatur pada Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Pada Pasal 2 ayat (2) UU itu,  sangat memungkinkan sekali untuk menerapkan pidana mati.

Baca Juga : Banjir Tembilahan Diusulkan Masuk Wisata Faforit

“Di dalam ketentuan UU 31 Tahun 1999 itu Pasal 2 tentang pengadaan barang dan jasa, ada ayat 2, memang ada ancaman hukuman mati. Kita paham juga pandemi Covid ini dinyatakan oleh pemerintah bahwa ini adalah bencana non alam nasional. Sehingga tentu kita tidak berhenti sampai di sini apa yang kita lakukan,” tegas Firli di Gedung KPK, Minggu (6/12/2020).

Firli mengharapkan masyarakat bersabar menunggu tahapan dan perkembangan kasus tersebut. Termasuk apakah harus menerapkan hukuman mati atau tidak, tergantung dari hasil pendalaman kasus korupsi dana bansos ini.

“Tentu nanti kita akab bekerja berdasar keterangan saksi dan bukti-bukti apakah bisa masuk ke dalam Pasal 2 UU 31 tahun 1999. Saya kira, kita masih harus bekerja keras untuk membuktikan ada tidaknya tindak pidana yang merugikan uang negara sebagaimana yang dimaksud Pasal 2 itu,” Tutupnya.

 

Komentar