Kisah Aldo, Musisi Tembilahan yang Sukses Gelar Konser

konser musisi tembilahan
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Musik. Aku ingin memperkenalkan seorang pemuda yang sangat spektakuler, pemuda yang punya mimpi besar dalam dunia kesenian khususnya di seni musik. Dia adalah Aldo Mulia Trijaya. Seorang musisi muda yang berbakat. Pencipta lagu, banyak lagu yang telah ia ciptakan sendiri.

Musisi. Jiwa petarung yang ia miliki,  membuatnya tak henti-henti melawan arus menerjang badai. Betapa tidak, disaat banyak orang yang hanya memainkan lagu orang dengan fokus hanya pada skill , ia hadir sebagai pembeda dengan lagu karya sendiri.

“Kerja gila” sebutku dalam hati.

Aldo orang memanggilnya. Tahun 2018 ia mulai menapaki “jalan ninjanya” sebagai vocalis dengan manggung cafe ke cafe, pentas ke pentas.

Penuh rintangan? Jelas.
Penuh tantangan? Tidak salah lagi.

Berkarya di sebuah kota kecil yang penuh sesak dengan persoalan perut membuatnya harus bekerja keras. Tapi seperti yang telah kukatakan, melawan arus adalah jalan ninjanya.

Berkat kerjasama tim yang super,
kegigihan yang tak kenal baper,
Ia muncul dengan karya yang spektakuler.

Terbukti Malam ini, 13 Desember 2020, Aldo show up, ia muncul dengan karya yang mengetarkan jagat musik Tembilahan. Ia membuktikan bahwa siapapun bisa mewujudkan impiannya jika tekun dan terus berivonasi.

Siapa sangka, Aldo, anak muda yang dulu diremehkan, ditertawakan, dianggap tak bisa berkembang, hari ini muncul sebagai pendobrak dunia musik di Tembilahan dengan karya sendiri.

Baca juga : Nelayan Parit 6 : Puluhan Tahun Menjadi Nelayan

Konser album perdananya sukses dilaksanakan dengan meriah dan diapresiasi yang besar dari banyak pihak. Tidak hanya teman satu angkatannya,  senior dan sepuhpun acungkan dua jempol untuk pencapaian gemilangnya.

Lapangan Lembaga Adat Melayu Riau Tembilahan menjadi saksi sejarah, betapa ratusan penonton sorak sorai menyaksikan penampilannya.

Diusia yang masih sangat muda, 18 tahun, ia berhasil mengeluarkan album sendiri. Aldo adalah oase di gurun pasir musik Tembilahan. Kehadirannya menyuntikkan energi bagi banyak musisi muda lain agar tidak hanya menjadi Player tapi juga harus menjadi Pencipta.

Prestasi ini tidak tercipta hanya dengan satu mantra “abracadabra”, banyak kisah dan banyak luka dibelakangnya. Konser album perdananya adalah buah dari kerjakeras yang disiapkan sekian lama.

Tak sedikit masalah yang muncul.
Tak sedikit pula rintangan yang menghadang
Jatuh bangun sudah menjadi teman bermainnya.
Hancur lebur menyatu dalam tubuh untuk wujudkan impiannya.
Kerja keras dan berkarya adalah sahabat terbaiknya.
Kecintaan akan setiap proses yang dilaluinya.
Hingga akhir mimpi itu jadi nyata.

Album perdana yang bertema “bucesa” buku cerita rasa memuat 12 lagu. Tapi karena keterbatasan waktu, hanya 8 lagu yang dimainkan. Lagu lagu tersebut berjudul : Lampu hijau pertanda, sebuah rasa, tahan, menari dibawah hujan, materi cinta,  beranjak pergi, bersediakah kau hidup denganku dan rasa sama sama.

Baca Juga : Filantropi Marhaenisme

Dari Aldo, aku belajar satu hal yang sangat berharga.

Jika kita punya mimpi, kita pupuk mimpi mimpi itu, kita rancang step by step yang mesti dilalui. Niscaya mimpi itu akan menjadi kenyataan.

“Sukses bukanlah kebetulan. Ia terbentuk dari kerja keras, ketekunan, pembelajaran, pengorbanan, dan yang paling penting, cinta akan hal yang sedang atau ingin kau lakukan.” Pele

Dalam menekuni minat dan bakatnya, Aldo akan berangkat ke Kota Kembang untuk belajar lebih jauh, menimba ilmu di kota penuh kisah sukses musisi papan atas Indonesia itu. Ia berharap kepulangannya nanti dapat memberikan kontribusi yang besar, karya karya yang besar bagi kota kesayangannya ini, Tembilahan.

Selayaknya sebagai seorang pemuda, kita bercermin pada Aldo. Ambil semangat juangnya, pengorbanannya, kerja kerasnya dan cinta nya pada yang ia tekuni.

Selain Aldo, penulis juga bertemu dengan seorang pemuda yang juga memiliki karakter dan semangat juang yang sama di dunia kesenian. Namanya Arif Mulia Aka, yang membantu terselenggaranya konser ini. Nanti di tulisan berikutnya penulis bongkar tentang dia.

 

One thought on “Kisah Aldo, Musisi Tembilahan yang Sukses Gelar Konser”

Komentar