Strategi dan Taktik Baperisme Sebagai Ideologi Perjuangan

strategi dan taktik baperisme
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Opini Oleh : Ahmad Syukron

(Strategi dan Taktik Baperisme)

Sebelumnya, temuan penting saya tentang Ideologi Baperisme dikupas oleh Pakar abal-abal trisila.com dengan judul : Ideologi Baperisme, Defenisi dan Perkembangannya.  Sebagai peneliti senior, saya perlu menanggapi ulasan standar tersebut.

Sebelum “menelanjangi” strategi dan taktik Baperisme, saya akan sampaikan empat dasar filosofis mereka terlebih dulu.

Pertama, Aliran ini adalah “anak haram” hasil hubungan gelap dari Kentutisme dan Bungolisme. Mereka punya prinsip “bunyi menggebu, gerak tak-tahu, rasa paling jitu”.

Kedua, Aliran ini punya hajat utama untuk “ Membentuk Calon Pemimpin yang gila pujian dengan kebaperan yang tak terkalahkan, bahkan oleh pengendali angin sekalipun”.

Ketiga, Aliran ini mirip dengan sinetron Suara Hati seorang istri yang tayang di Indosiar. Kalian pasti tau Soundtrecknya, (Ku menangissssssssss, membayangkan….hehe). Sahdu sendu dan haru.  “Jika kau gores perasaannya, maka ia akan murka, ngamuk buta”. Tanpa kata-kata, kalaupun berkata, hanya menggema melaui media sosial saja.

Keempat, Aliran ini sangat absurd dan fenomenal. Ke-absurd-an mereka ini adalah bagian yang paling penting. sangking absurnya, mereka tak bisa lagi membedakan mana pujian asli, mana hinaan berbalut pujian. “Para Baperis suka menyanjung, tapi gampang sekali tersinggung”. Suka mengkritik, tapi nangis jika dikritik. Tangisannya terdengar keseluruh penjuru dunia melalui Snapgram dan WA Story.



STRATEGI – STRATEGI BAPERISME

Selanjutnya, Strategi  perjuangan seorang Baperis. Ada 3, yaitu :

Pertama, Seorang Baperis memiliki Strategi  ALAMAK  yang artinya (Asal Anjung Makan Enak). Para Baperis menggunakan stretegi ini untuk bertahan dari kerasnya kehidupan.

Kedua, strategi cari perhatian di sosmed, ini bertujuan untuk merangkul kumpulan dengkul, agar semakin banyak pe-Rasa-an yang terkumpul. Strategi ini disebut AJULATO (Asal Jumpa, Langsung Foto). _ masukkan facebook.

Ketiga, strategi menghindar dari kelemahan, untuk tetap terlihat luar biasa. Strategi ini bernama WATABA-YABARA (Walau Tidak Baca, Yang Penting Banyak Bicara).

 

TAKTIK-TAKTIK UMUM BAPERISME

Bicara taktik, aliran ini menggunakan teori retorika dari Wiro Sableng. Mengapa ? Karena mereka meyakini retorika Wiro Sableng, gurunya Gendeng adalah jurus ampuh tuk mengeluarkan mantra-mantra serbaguna.

Walaupun Bapak retotika (Aristoteles) memasukkan unsur Etos dan Logos pada Retorika, tapi para Baperis  sepakat membuangnya.

Fokus taktiknya adalah: “yang penting jaga hubungan emosional , meski harus menghilangkan akal” (etika/norma dan logos).

Sudah tergambar bagaimana kerennya Ideologi Baperisme ini? Berminat gabung? Segera temui pengikutnya!. Ingat, yang terpenting, lepaskan Akal anda, dan fokuslah pada Rasa!.

 

Catatan:

Rumusan strategi dan taktik Baperisme ini saya dapatkan setelah riset selama 5 tahun di Kota Tembilahan. Saya mengamati aktivitas para Baperis dari A – Z, dari Parit 1 sampai jalan subrantas. Begitulah Kura-Kura.

 

2 thoughts on “Strategi dan Taktik Baperisme Sebagai Ideologi Perjuangan

Komentar