Bencana Beruntun, Trending Twitter dan Logika Sumbu Pendek

bencana beruntun
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Bencana Beruntun di Indonesia

Sejak awal tahun 2021, Indonesia mengalami bencana beruntun. Mulai dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, banjir besar di tanah Banjar (Kalsel), gempa di Mamuju, (Sulbar), erupsi Gunung Merapi dan Semeru, hingga banjir bandang dan longsor di beberapa wilayah (Jabar). Kita semua berduka, dan yakin bahwa semua musibah itu datangnya dari Sang Pemilik alam ini, yaitu Tuhan Yang Maha Esa.


Pada kondisi Indonesia mengalami bencana beruntun itu, ada saja yang menghubungkannya dengan penangkapan pimpinan “Ormas Pembuat Rusuh“. Mereka adalah kelompok logika sumbu pendek yang aneh bin absurd . Mereka membangun narasi bahwa seluruh bencana itu tersebab rezim ini “berdosa” pada¬† seorang manusia yang super mulia, Rizieq Shihab. Alur logika mereka ini mirip dengan logika mistika (Baca :Tan Malaka-Madilog).

Tagar #BebaskanHRS

Apa benar ada hubungan bencana beruntun dengan penangkapan Rizieq Sihab seperti yang mereka katakan di twitter?. Bagi Kaum Sumbu Pendek, itu adalah kenyataan. Uniknya, jika banjir dan bencana itu terjadi di jakarta, mereka tidak pernah mengatakan bahwa itu adalah azab Tuhan. Cieee, pilih kasih nie yee.


Tetapi menurut saya, itu tidak ada hubungannya. Ibarat pantun yang tak nyambung, Jaka sembung main golok, gak nyambung Kodok!.

Baca Juga : Download Video Wik-Wik Pidana?

Rizieq Sihab itu manusia biasa, anggaplah dia keturunan Rasulullah, tapi bukan berarti ia mewarisi sifat dan akhlak datuknya. Lagian bukan kali ini saja, pada masa SBY si do’i juga pernah kena tangkap dan masuk penjara.

Lagi pula, setiap musim penghujan, banjir menjadi langganan bagi mereka yang bermukim sekitaran bantaran sungai. Intesitas hujan yang tinggi dan air pasang setiap purnama menjadikan banjir semakin besar, seperti yang di Kalsel, Jabar, juga longsor di Sumedang.


Lalu persoalan gempa, memang Indonesia ini adalah pusatnya pertemuan lempeng tanah, selain itu Indonesia juga negara ke 3 dengan gunung api aktif. Jadi wajar saja bencana alam seperti gempa dan tsunami sering terjadi.

Makanya, kalian para pengikut “logika sumbu pendek”, kalian perlu sentuhan sains. Ayolah! Kita diberi otak oleh Tuhan untuk berpikir. Gunakan, jangan disia-siakan.