Perjalanan Panjang Kamuflase Band

kamuflase band
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Pecinta musik tanah air khususnya di Indragiri Hilir yang lahir di tahun 90an pasti familiar dengan band yang satu ini. Mereka pernah hits dan menjadi idola kaum hawa pada zamannya. Kamuflase band itulah namanya.

Malam ini minggu malam 14 Februari 2021, saya berkesempatan hadir dan berbincang cukup panjang dengan personil band tersebut. Pada acara Special Band : Kamuflase Band Reunion, kenapa reuni? Karena perjalanan panjang band ini membuat mereka harus mengganti beberapa personilnya dengan beberapa alasan. Bukan masalah antar anggota melainkan masalah waktu.

Beberapa personil yang hadir saat itu adalah Dandan, Ade ardian, Andy tizar dan Arif nugrah. Mereka juga d/temani gitaris handal, musisi tembilahan, Arif mulia aka.

ARAL LINTANG DALAM PERJALANAN KARIR KAMUFLASE BAND

Sejarah panjang band ini patut d/berikan standing applause, sebab saat orang lain sibuk dengan masalah perutnya mereka sibuk dengan karyanya. Tak bisa d/ceritakan berapa banyak “asam garam” dunia musik yang telah mereka telan.

Sebut saja rekaman lagu, kisaran tahun 2008 bukan satu hal yang mudah untuk merekam lagu karya sendiri apalagi di Tembilahan.Sangat Susah saking susahnya mereka harus pergi ke Jakarta hanya untuk rekaman. Tetapi karena tekad dan keyakinan yang kuat mereka berangkat dengan kondisi kantong seadanya.

Baca Juga : Narasi Politik Pemuda Untuk Mengawal PILKADES 2021

Tak hanya itu, dengan d/bayar “air dan makanan” bahkan bayaran berupa “terimakasih” pun sempat mereka rasakan. Andy Tizar menceritakan bahwa mereka pernah manggung, saat berangkat dari kos ke tempat acara berjalan kaki dengan jarak 2 km. Tanpa penghasilan yang jelas, berbekal semangat sekeras baja itulah mereka tetap menjalaninya bersama.

Kamuflase Band

Tekad mereka sekeras baja Mimpinya setinggi langit Semangat mereka seperti api membara Saat jatuh mereka bangkit Badai kehidupan telah mereka rasakan

Kamuflase band

Banyak Festival musik saat itu telah mereka ikuti, tak terhitung lagi jumlahnya. Tetapi sayang mereka selalu berada d/peringkat dua. “Belum rejeki” Salah satu personil nya berucap dengan tawa mengiringi pembicaraan malam itu. Tanpa sedikitpun keluh dan penyesalan dari wajahnya. Mereka juga pernah mengikuti ajang musik terbesar Indonesia d/akan di Jakarta, banyak band dari seluruh Indonesia yang mengikuti acara tersebut termasuk D’Masiv dan mereka masuk 5 besar.

Tetapi nasib berkata lain, karir mereka tak sempat memuncak dan terhenti disana. Saat ini personil Kamuflase band terpisah pisah, ada yang di batam, pekanbaru, tembilahan. Hanya beberapa yang di satu tempat yang sama. Jadi ketika ingin “ngeband” bareng lagi sedikit sulit. Tetapi band ini tidak bubar, sekali waktu mereka tetap manggung bersama pada waktu waktu tertentu.

Perlu diketahui terbentuknya Kamuflase band ini tidak lepas dari seorang gitaris, Jaya namanya. Ia lah yang bersikeras mengajak dan memotivasi teman temannya untuk bahu membahu membentuk band ini. Hingga kini ia masih konsisten menekuni dunia musik.

Di kondisi hari ini, Inhil butuh pemuda pemuda yang seperti ini lagi, di jaman yang serba mudah, serba ada tidak menutup kemungkinan lahir kamuflase-kamuflase yang baru. Muncul dengan karyanya. Pemuda yang berani menantang zaman, menerjang kerasnya kehidupan. Tidak hanya sibuk dengan persoalan pribadinya tetapi juga sibuk dengan talenta serta karya nya.

Baca : Band Asal Riau Bangkitkan Genre Modern Rock