Jika Tak Berubah, Inilah Masa Senja Karir Politik HM Wardan

Masa Senja Karir Politik Wardan
Bagikan Tulisan Ini Bung...

HM Wardan telah memasuki periode keduanya sebagai Bupati Inhil. Jelas setelah ini tidak mungkin beliau kembali mencalonkan diri sebagai Bupati.

Kalaupun ingin terus menanjak, ia harus mencalonkan diri sebagai Gubernur/Wakil Gubernur. Atau paling tidak berupaya memasang “anak buahnya” untuk maju sebagai calon Bupati. Bahkan, bisa saja melompat ke wilayah legislatif dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

Dalam sejarahnya HM Wardan bukanlah politisi, ia bukan kader asli Partai Golkar. Entah bagaimana caranya, secara mendadak datang sebagai penantang calon lain, seperti SU dan Edi Syafwanur.

Artinya, secara genetik menurut saya, HM Wardan bukan murni politisi, hanya birokrat yang bernasib baik d/calonkan.

Lalu adakah peluang HM Wardan untuk naik tingkat ke level Provinsi sebagai Gubernur/Wakil Gubernur?, entahlah. Mungkin peluang ada saja, yang namanya politik, semua hal  bisa terjadi. Tidak ada yang pasti dalam politik.

Apa yang d/lakukan HM Wardan pada periode kedua ini sangat menentukan apakah langkahnya akan mulus atau tidak dalam konstelasi politik kedepan.

Setidaknya menurut saya, ada dua faktor penting untuk memudahkannya menuju provinsi.

Membuktikan Bahwa ia Bisa kerja

Sebenarnya ini point yang sangat penting, karena apa yang d/rasakan rakyat adalah hal utama untuk mendapatkan dukungan. Akan tetapi sepertinya ini adalah hal yang sulit untuk tercapai, karena belum ada kesuksesan HM Wardan yang bisa dibanggakan.

Berbeda dengan Rusli Zainal yang saat itu mencalonkan diri sebagai Gubernur Riau. Beliau memang sudah mashur dengan sepak terjang dan terobosannya untuk membangun INHIL. Kisah tentang keberhasilan Rusli Zainal saat menjabat Bupati meluas hingga daerah lain.

HM Wardan bagaimana?, apa kesuksesannya dalam membangun INHIL?. Sayapun bingung menjawabnya.

Akan tetapi meskipun berat dan susah, HM Wardan masih punya waktu untuk menunjukkan “taji” dalam membangun Inhil, sehingga mendapatkan opini yang positif.

Merangkul Lawan Politik di Inhil

Tidak bisa kita pungkiri, selain HM Wardan, ada nama-nama besar asal Inhil yang digadang-gadang akan maju dalam PILGUB Riau nanti. Siapa? tidak perlu saya sebutkan dengan jelas, nanti saya d/tuduh sama kelompok Suneo sedang kampanye.

Sampai hari ini sebenarnya HM Wardan memiliki banyak lawan politik yang siap kapan saja “menghadang” untuk “naik kelas” ke provinsi. Meskipun lawan politik itu tidak semua frontal menyerang, akan tetapi jelas mereka tidak sedang baik-baik saja dengan HM Wardan.

Beberapa persoalan yang membuat komunikasi politik HM Wardan dengan lawan politiknya kurang bagus mungkin persoalan “Jatah APBD” yang tidak seimbang.

Atau bisa jadi persoalan orang d/sekeliling HM Wardan yang membuatnya semakin berjarak dengan gerbong “lawan politik” yang berpotensi mempersulitnya mendapatkan dukungan mayoritas masyarakat Inhil.

Contoh, setiap kali ada demonstrasi, para “penjaga” HM Wardan bukannya menyarankan untuk membuka saluran komunikasi, malah membangun narasi yang membuat perlawanan semakin kencang. Padahal, demi kepentingan politik, jika perlawanan terjadi, hal yang paling aman adalah membuka saluran komunikasi politik dan mencari jalan tengah.

Kalau HM Wardan tidak merubah pola komunikasinya dengan lawan politik, besar kemungkinan jalannya akan terjal untuk ke provinsi.

Sesungguhnya HM Wardan sudah kehilangan banyak basis pendukung akar rumput. Selain karena kerjanya yang belum memuaskan, juga faktor “perebutan tahta” siapa yang akan menggantikannya juga membuat barisan pendukungnya tidak solid.

Terakhir, sejujurnya saya ragu HM Wardan akan dapat tiket maju sebagai calon Gubernur/Wakil Gubernur oleh DPP Golkar. Mengingat banyaknya jagoan Golkar yang tumbang dalam Pilkada serentak 2020 di Riau, tentu DPP Golkar akan evaluasi total.

Menurut saya, akan sangat beresiko bagi Golkar untuk mengusung calon Gubernur/Wakil Gubernur dari mantan Bupati tanpa prestasi. Mungkin inilah Masa Senja Karir Politik HM Wardan. Saran saya, lebih baik maju sebagai DPR RI, lebih realistis dari pada mengincar kursi Gubernur/wakil Gubernur.

One thought on “Jika Tak Berubah, Inilah Masa Senja Karir Politik HM Wardan”

Comments are closed.