Ikbal Sayuti Bicara Memajukan Inhil dengan Kelapa, Percaya?

ikbal sayuti
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Inhil adalah daerah yang banyak terdapat kebun kelapa. Bahkan inhil d/sebut sebagai lahan kelapa terluas d/dunia. Setiap kali pemilihan bupati, selalu saja isu kelapa mencuat dan d/gunakan oleh para calon untuk mendapat dukungan.

Tidak mengherankan jika semua politisi yang berencana maju  selalu “menjual” isu kelapa. Memang faktanya masyarakat Inhil banyak yang berprofesi sebagai petani/buruh tani kelapa.

Ide para politisi sebenarnya sederhana, “akan menaikkan harga kelapa”, atau paling tidak akan membuat industri kelapa d/ Inhil. Selalu seperti itu, rakyat d/iming-imingi sesuatu yang besar, tapi setelah menjabat, selalu berbanding terbalik.

Baru-baru ini, Ikbal Sayuti bercerita bagaimana cara memajukan Inhil. Beliau mengatakan bahwa potensi perkelapaan d/ Inhil tidak d/garap secara maksimal.

Menurutnya, perlu kreativitas dan inovasi untuk menggarap potensi perkelapaan Inhil, tidak lupa ia menambahkan perlu membawa investor. Bermodalkan Sumber Daya Alam yang besar, dan akses ke Negara tetangga yang dekat, membuatnya optimis.

Berikut Beritanya : Salah Satu Cara Memajukan Inhil, Menurut Ikbal Sayuti

Belum ada Bukti

Optimis untuk apa? barangkali untuk menarik simpati rakyat. Jika untuk memajukan perkelapaan Inhil, maaf, belum ada track record.

Kalau persoalan membesarkan perusahaan, terutama yang bergerak dalam bidang travel saya yakin dan percaya  ia punya pengalaman. Akan tetapi untuk persoalan kelapa jauh panggang dari api.

Kalau memang ingin memajukan perkelapaan Inhil, mengapa Ikbal Sayuti tidak mendaftar ketika PT KIG menyaring orang untuk jadi komisaris utama dan direktur utama?.

Persoalan d/terima atau tidak sebagai Komisaris atau Direktur PT KIG, urusan nomor dua.  Sebagai pengusaha yang katanya punya pengalaman, tentu akan sangat d/pertimbangkan. Bahkan itu jadi semacam modal untuk membuktikan bahwa ia bisa memajukan perkelapan Inhil.

Hal ini sama saja teriak ingin membangun industri kelapa, tapi ketika daerah memanggil, pura-pura tidak dengar. Padahal (BUMD / PT KIG) adalah upaya yang d/lalukan oleh HM Wardan untuk membangun perkelapaan Inhil. Lagi pula, konsep yang d/jelaskan Ikbal Sayuti  sama persis dengan yang sedang HM Wardan upayakan melalui BUMD Inhil itu.

Masihkah isu kelapa ampuh untuk mendulang suara?.

Persoalan isu kelapa ini, sebenarnya rakyat  sudah cerdas,  sudah melek teknologi. Mereka (rakyat) pasti belajar dari pilkada-pilkada sebelumnya, semua Calon Bupati menebar janji tentang bagaimana  mengatasi persoalan kelapa.

Jelas rakyat paham betul retorika para bakal calon yang bicara bagaimana mensejahterakan petani. Apalagi “retorika”‘ itu d/jajakan oleh mereka yang sama sekali tidak berpengalaman.

Potensi Kelapa Inhil Belum Maksimal Tergarap?

Hal yang menarik dari pernyataan Ikbal sayuti adalah, selama ini potensi Inhil belum tergarap dengan maksimal. Artinya apa?,  sama saja ia mengatakan bahwa HM Wardan gagal bekerja.

Padahal semua kita tau, HM Wardan adalah Bupati Kelapa. Sejak awal menjabat, HM Wardan telah berkoar kemana-mana tentang konsepnya membangun perkelapaan Inhil.

Bayangkan saja, mulai dari membangun tanggul-tanggul, melobi investor dengan mengadakan festival kelapa dunia, lobi ke presiden, mendatangkan Ahli Kepala, membuat Perda Tata Niaga dan Resi Gudang, bahkan mendirikan BUMD yang fokus bidang kelapa.

Walaupun saya yakin niat Ikbal Sayuti bukan menyerang HM Wardan, karena kita sama – sama taulah, ia sedang melakukan penjajakan dengan siapa ia akan berpasangan nanti. Apa lagi PPP tidak cukup kursi jika hanya sendiri, perlu dukungan partai lain, dan sepertinya, Golkar sedang d/pertimbangkan.

Mengingat hal itu, dapat d/pastikan Ikbal Sayuti akan lebih adem dengan semua parpol, pola komunikasi yang menyerang calon lawan akan d/hindari. Akan tetapi kalimatnya sama saja mengatakan HM Wardan gagal menggarap potensi kelapa.

Pernyataan Ikbal Sayuti bahwa potensi kelapa Inhil belum tergarap maksimal ini, harus d/jawab oleh HM Wardan. Tentu bukan menjawab dengan retorika juga, melainkan dengan kerja maksimal. Karena saya pribadi adalah orang yang mendukung pembentukan BUMD kelapa, meskipun sisi lain menolak Resi Gudang.

Terakhir, tentunya kita semua menghargai siapapun yang ingin mencalonkan diri sebagai Bupati/Wakil Bupati. saya menyarankan, Ikbal  Sayuti harus membuktikan konsepnya itu terlebih dahulu walaupun dalam skala yang kecil seperti desa atau kecamatan. Sehingga sebagai “orang baru” dalam percaturan politik Inhil, konsepnya tentang (Industri kelapa) itu tidak d/anggap omong kosong belaka.

 

Komentar