RKUHP SAH! Ini Ingin Mahfud MD

Mahfud Dukung Pengesahan RKUHP
Bagikan Tulisan Ini Bung...

RKUHP SAH! Begitulah keinginan Mahfud MD

Dinamika pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) mengalami pasang surut. Terdapat beberapa pihak pro dan kontra atas materi perubahan produk hukum peninggalan zaman belanda itu. Salah satu pihak pro adalah Mahfud MD yang sekarang menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam). Dia menyatakan dukungannya terhadap pengesahan RKUHP. Baginya, dukungan atas sahnya hukum pidana yang baru itu adalah langkah untuk kemajuan hukum di Indonesia.

Mahfud ingin RKUHP segera mendapatkan pengesahan. Menkopolhukam itu beranggapan, bahwa KUHP yang ada saat ini sudah terlalu usang. Penggunaannya sejak zaman belanda (100 tahun) tidak lagi cocok untuk Indonesia, sehingga negara perlu membuat produk hukum yang sesuai dengan perubahan zaman.

Mari kita buat resultante baru, kesepakatan baru, ini sudah tinggal sedikit lagi. Agar misalnya tahun ini, KUHP kita yang baru sudah disahkan“, ujar Mahfud melalui keterangan tertulisnya, Jumat (5/3/2021) – dikutip dari era.id.

Mahfud juga mengatakan, bahwa upaya merubah KUHP telah berlangsung selama 60 tahun, tapi belum berhasil sampai saat ini. Dia mengaku termasuk orang yang mendukung dan mendesak pengesahan RKUHP, bahkan jauh sebelum menjabat sebagai menteri.

Beberapa kendala pembahasan dan pengesahan RKUHP

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga mencatat, ada beberapa hal yang membuat pembahasan produk hukum pidana ini terhenti. Salah satunya, karena masyarakat Indonesia yang sangat plural.

Saya mencatat beberapa menyebabkan ketidakberhasilan itu. Pertama memang membuat sebuah hukum, yang sifatnya kondifikasi dan unifikatif itu tidak mudah di dalam masyarakat Indonesia yang begitu plural. Jadi kita harus melakukan agregasi untuk mencapai kesepakatan kesepakatan atau resultante“, jelas Mahfud.

Meski ada beberapa kendala dalam pengesahan RKUHP, Mahfud tetap memiliki keyakinan bahwa rancangan produk hukum pidana itu bisa sah secepatnya. Dia menambahkan, jika terdapat hal–hal yang masih perlu perbaikan dalam RKUHP, maka bisa menempuh jalur legislative review atau Judicial review.

“Soal salah, Nanti bisa d/perbaiki lagi melalui legislative review maupun judicial review. Yang penting ini formatnya yang sekarang sudah bagus”, kata Mahfud.

“Soal beberapa materinya tidak cocok bisa d/perbaiki sambil berjalan. Maka menurut saya kita harus mempercepat ini sehingga melangkah lebih maju lagi untuk memperbaiki”, pungkasnya.

Baca Juga: Mahfud Beberkan Alasan Moeldoko Mau Jadi Ketum Demokrat Hasil KLB

2 thoughts on “RKUHP SAH! Ini Ingin Mahfud MD

Comments are closed.