Swiss Lakukan Referendum Larangan Cadar, Berikut Hasilnya

cadar swiss
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Swiss mengadakan referendum apakah terkait d/larangnya cadar. Dalam referendum yang digelar pada Ahad (7/3/2021), para pemilih Swiss mendukung larangan penggunaan cadar d/ tempat umum. Keputusan ini d/nilai sebagai benteng melawan Islam radikal oleh para pendukung.

Hasil resmi akhir menunjukkan bahwa 51,2 persen masyarakat Swiss setuju pelarangan itu, jelas kantor federal Swiss.

D/kutip dari AFP (8/3), pemungutan suara anti-burqa terjadi setelah perdebatan bertahun-tahun di Swiss menyusul larangan serupa di negara-negara Eropa lainnya dan di beberapa negara mayoritas Muslim. Meskipun wanita berjilbab menjadi pemandangan yang sangat langka di jalan-jalan Swiss.

Sekitar 1.426.992 pemilih mendukung larangan tersebut, sementara 1.359.621 menentang, dengan partisipasi 50,8 persen.

Proposal “Ya untuk larangan penutup wajah penuh” tidak secara eksplisit menyebutkan burqa atau niqab.

Namun, poster kampanye bertuliskan “Hentikan Islam Radikal!” dan “Hentikan ekstremisme!”, yang menampilkan seorang wanita dengan niqab hitam terpampang di sekitar kota-kota Swiss.

Poster saingannya berbunyi: “Tidak untuk hukum ‘anti-burqa’ yang absurd, tidak berguna dan Islamofobia”.

Larangan itu artinya, kedepan tidak akan ada yang boleh menutupi wajah mereka sepenuhnya d/ depan umum, baik di toko-toko atau di pedesaan terbuka.

Meskipun demikian, tetap ada pengecualian, yaitu seperti untuk tempat ibadah, dan untuk alasan kesehatan dan keselamatan.

Pemungutan suara d/lakukan pada saat masker wajah wajib d/gunakan di toko-toko dan transportasi umum karena pandemi virus Covid-19. (Sumber : Arrahmah.com)

Admin Trisila.com

admin adalah seorang admin...