Virus Corona Bermutasi, Segera Kenali Apa Saja Gejalanya?

Virus Corona
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Virus Corona yang melanda Indonesia, membuat negara  sedikit kewalahan mengatasinya. Dengan jerih payah dan perjuangan panjang, Indonesia mampu mengatasinya dengan sempurna. Akan tetapi sampai hari ini kita belum bisa keluar dari pandemi ini, bahkan Virus Corona bermutasi ke varian barunya. Berdasarkan informasi beredar, penularannya-pun lebih cepat dibandingkan dari yang lama.

Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan RI, mutasi virus corona sudah masuk ke Indonesia.

Bermutasinya virus corona baru yang dikenal dengan Virus Corona B117, dijelaskan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Danto Saksono.

Sejauh ini, sudah terkonfirmasi ada 6 kasus corona B117 di Indonesia. Kasus pertama terkonfirmasi pada hari selasa (2/3/2021) dari pekerja migran Indonesia yang baru pulang dari Arab Saudi.

Kedua kasus corona B117 tersebut berada di Kerawang, yangs empat isolasi dan kemudian d/nyatakan negatif Covid-19. Akan tetapi, beberapa hari berlalu, berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada temuan 4 kasus baru Corona b117.

Kasus itu tersebar di 4 Provinsi yaitu, Medan (Sumatera Utara), Palembang (Sumatera Selatan), Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Untuk diketahui, berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian corona B177 ini sudah menyebar ke-60 negara yang berasal dari Inggris.

Dikutip dari PMJ News, Varian Corona B117 ini diyakini 70% penularannya lebih cepat d/bandingkan varian yang lama. Dari itu penting bagi masyarakat untuk mengetahui gejala yang timbul dari corona B117 ini.

Apa saja gejala dari Virus Corona B117 ini?

1. Pusing hingga mual

Membedakannya memang sangat sulit dengan penyakit lainnya lantaran bisa dipicu juga karena kondisi lain.

2. Kelelahan dan merasa lesu

Tidak hanya sekedar kelelahan, tetapi akibat infeksi corona varian baru ini juga disertai dengan rasa pusing.

3. Nyeri Otot

Hal ini timbul ketika corona B117 ini menyerang serat otot dan lapisan jaringan penting lainnya. Ataupun adanya peradangan secara luas yang dapat menimbulkan nyeri sendi, rasa lemah dan nyeri-nyeri pada tubuh selama terpapar virus.

Selain 3 gejala utama tersebut, ada juga gejala tambahan yang sering kali d/temukan di Inggris waktu itu. Mulai dari diare, sakit tenggorokan, sakit kepala, raum pada kulit, mata memerah dan perubahan warna pada jari tangan dan kaki.

Bagaimana Penyebaran Virus Corona B117?

Berdaarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam, dr. Kathi Swaputri SpPD Primaya Hospital Bekasi Utara menyebutkan, sampai saat ini sama seperti jenis varian corona sebelumnya.

  • Menghirup percikan ludah atau droplet dari pasien saat batuk atau bersin.
  • Kontak erat dengan orang yang sudah terinfeksi (bersentuhan, berjabat tangan, dan berbicara dengan jarak dekat tanpa menggunakan masker).
  • Kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi virus Corona dan menyentuh area hidung, mata, dan mulut tanpa cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu.

Mengapa Virus Corona B117 Lebih Cepat Menular?

Berdasarkan penjelasan juru bicara vaksinasi Covid-19 kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, mutasi terjadi pada bagian spike virus. Dari itu mempermudah virus untuk masuk lebih cepat ke sel manusia.

Akan tetapi kabar baiknya, dr. Siti Nadia Tarmizi menegaskan, belum ada bukti bahwa varian corona B117 lebih ganas ataupun memicu angka kematian yang tinggi.

Karena itu Pemerintah Republik Indonesia menekankan untuk masyarakat agar lebih taat untuk mengikuti protokol kesehatan. Hal itu untuk meminimalisir resiko terkenanya varian corona baru ini.

Baca Juga: Terobosan Bupati Inhil yang sangan fenomenal, Sulit Terlupakan