Impor Beras Akan Dihentikan Pemerintah, Benarkah?

impor
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Rencana kebijakan Impor Beras beberapa waktu lalu sempat membuat para Petani Indonesia lemah dan tak berdaya. Bahkan rencana kebijakan itu banyak menuai protes dari kalangan petani, praktisi sampai akademisi.

Rencana Impor Beras tersebut d/rencanakan oleh Kementerian Perdagangan RI dengan alasan untuk menjaga cadangan berasĀ  yang d/miliki oleh Bulog. Pasalnya, Bulog diharuskan memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 1 juta ton hingga 1,5 juta ton.

Sementara Jika melihat stok beras bulog pada saat rencana Impor beras d/layangkan, masih surplus dan ditambah dengan Petani akan panen raya.

Dari kondisi tersebut, hari ini Petani Indonesia medapatkan jawaban segar dari Presiden Jokowi. Presiden Jokowi mengatakan bahwa, sebenarnya pemerintah tidak senang untuk mengimpor beras.

Akan tetapi, ada hal-hal yang terkadang menyebabkan pemerintah harus memilih langkah tersebut. Misalnya, pada situasi tertentu yang menyebabkan berkurangnya stok beras nasional.

“Pemerintah sebetulnya tidak senang dan tidak suka yang namanya impor beras,” ungkap Presiden Jokowi saat meninjau panen di Desa Wanasari, Indramayu, Rabu (21/4/2021).

“Tetapi, karena hitung-hitungan banyak yang kena banjir, kemudian pandemi, kadang-kadang memang hitung-hitungan kalkulasi itu, waduh ini kurang. Sehingga, perlu tambahan untuk cadangan,” jelasnya.

Pemerintah Hentikan Sementara Rencana Impor Beras

Dari pertemuan Presiden dan Petani di Desa Wanasari tersebut, tampaknya memberikan angin segar untuk para Petani di Seluruh Indoensia.

Pasalnya, Jokowi mengungkapkan bahwa Pemerintah akan mengehntikan sementara rencana kebijakan untuk mengimpor beras.

Bahkan Presiden juga mengatakan, jika hasil produksi dalam negeri bagus, hingga akhir tahun pemerintah tidak akan mengimpor beras.

“Sudah kita putuskan bahwa sampai Juni tidak ada impor. Insya Allah nanti juga sampai akhir tahun kalau kita tahan produksinya bagus, berarti juga tidak akan impor,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa, pemerintah akan selalu berupaya untukĀ  membangun sistem yang terbaik untuk pertanian. Jokowi juga berharap Indonesia bisa swasembada pangan tanpa ada impor beras dari negara manapun.

Jokowi mengakui bahwa pemerintah memang menjalin MoU dengan Thailand dan Vietnam terkait pengadaan beras.

Namun, kerja sama itu d/buat hanya untuk berjaga-jaga mengingat situasi pandemi yang penuh dengan ketidakpastian.

Akan tetapi Presiden Jokowi memastikan bahwa hingga saat ini beras tersebut belum masuk ke Tanah Air.