Pandangan terhadap Kegiatan PKB Inhil Berbagi

pkb inhil berbagi
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Opini : Saipudin Ikhwan

Trislila.com _ Bulan ramadhan, adalah bulan yang penuh berkah, pada saat itu, hampir semua elemen masyarakat melaksanakan program berbagi, termasuk partai politik.

Akan tetapi, masalah timbul ketika kegiatan seperti itu masuk pada domain media digital. Sebagian orang berpendapat bahwa mengekspos kegiatan berbagi seperti itu  d/ media sosial merupakan satu tindakan yang tidak tepat.

Alasan utama para komentator yang tidak sepakat dengan publikasi kegiatan berbagi ini adalah : meng-eksploitasi kemiskinan dan kesulitan orang lain untuk kepentingan citra politik. Sehingga menurut mereka, jika ingin berbagi, berbagi saja, tanpa perlu mengeksposnya d/ media sosial. Riya!. Begitulah kira-kira argumentasinya.

Selentingan seperti itu terdengar, termasuk untuk mengomentari kegiatan berbagi yang d/lakukan oleh PKB Inhil (Partai Kebangkitan Bangsa) Indragiri Hilir.

Seperti yang kita ketahui, PKB Inhil dua tahun ini rutin melaksanakan kegiatan berbagi (makanan) menjelang buka puasa.  D/mulai sejak bulan ramadhan tahun 2020, pada awal-awal masa pandemi, hingga tahun ini. Setiap hari pada bulan ramadhan (sebulan penuh) PKB Inhil turun ke lapangan untuk memberikan menu buka puasa kepada mereka yang dianggap membutuhkan.

Respon Terhadap Kegiatan PKB INHIL Berbagi

Menurut pandangan saya, komentar miring terkait kegiatan berbagi yang dilakukan oleh PKB INHIL hanya keluar dari mereka yang tidak mengerti karekakter bangsa, dan terlalu berpikir negatif.

Gerakan berbagi, sumbangan, dan berbagai jenis filantropi lainnya adalah perwujudan nyata dari karakter bangsa. Berbagai kelompok masyarakat, organisasi hingga partai politik turut serta melakukan kegiatan berbagi.

Ini merupakan gambaran yang khas dari jiwa bangsa Indonesia. Tolong menolong, kepekaan sosial, gotong royong adalah karakter utama bangsa Indonesia. Bahkan, Indonesia bisa merdeka karena semangat berbagi dan gotong royong yang kuat dari seluruh elemen bangsa.

Semua kita sepakat bahwa kegiatan filantropi seperti itu bernilai baik dan bermanfaat. Persoalan tentang publikasi di media sosial yang d/pandang sebagai pencitraan itu wilayah yang berbeda.

Hampir seluruh sektor kegiatan masyarakat seperti ekonomi, sosial, budaya, politik, bahkan agama, sudah terkoneksi ke Internet. Internet adalah bagian integral dalam kehidupan kita hari ini.

Partai politik mana yang tidak melakukan pencitraan? organisasi mana yang tidak memiliki media sosial?. Media sosial adalah keniscayaan (konsekuensi yang nyata) dari berkembangnya teknologi digital hari ini.

Menurut saya, apa yang d/lakukan oleh PKB Inhil harusnya d/tiru oleh partai politik lain. Bahkan jika perlu, publikasikan sekencang-kencangnya. Mengapa? karena partai politik dengan segala sumber daya yang d/miliki, dapat menjadi instrumen penting untuk menjadikan politik kita bermartabat dan berjiwa.

Bayangkan saja, jika semua partai rutin  berbagi, tentu politik kita akan lebih humanis. Tidak d/penuhi dengan caci maki seperti yang sudah terjadi sebelumnya. Tentunya, berbagi  kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Yang penting, perlu kita jaga agar kegiatan berbagi partai politik ini tidak dimaknai sebagai  transaksi politik oleh masyarakat, itu saja.

Ayo, kita bangun politik yang indah, humanis dan berkarakter.

Ambung Nyastra
OPINI SULUH

Ambung Nyastra, Upaya Merekam Jejak Makna

Ambung Nyastra, Upaya Merekam Jejak Makna Oleh: Abdul Rahman (Ketua Ambung Nyastra) Puisi itu termasuk karya sastra, yang penikmatnya tersudut sepi di tengah keramaian yang terjadi. Terdapat keahlian khusus dari penikmat puisi, ia mampu membungkus luka dengan tawa, berkata dengan mata, ketuk langkahnya penuh rasa tanpa nada. Aku tak mungkin mampu melukiskan semua tentang itu, […]

Read More
sistem resi gudang
OPINI

SRG, Jangankan Manisnya, Baunya Saja Belum Tercium

Oleh : Saipudin Ikhwan (Boboy)   Berbicara tentang Sistem Resi Gudang (SRG) Inhil cukup panjang. Sejak tahun 2015, ketika pertama kali ‘berdengung”  banyak sekali lika-liku dan tantangannya. Pertama kali Bupati Inhil  mencanangkan SRG, langsung dapat penolakan dari mahasiswa. Alasan utama penolakannya bukan karena secara umum SRG tidak baik, akan tetapi untuk kondisi Inhil, SRG belum […]

Read More
wardan feryyandi
OPINI

HM Wardan Nyatakan Dukungan, Feryyandi Kok Biasa aja?

HM Wardan Nyatakan Dukungan, Feryyandi Kok Biasa aja?. Sejak awal 2021 ini, banyak pihak yang membicarakan siapa yang akan berlaga di pilkada (pemilihan bupati-wakil bupati) Indragiri Hilir mendatang. Meskipun waktu pelaksanaannya 2024 nanti, tapi isu dan wacana bakal calon sudah membanjiri ruang publik kita. Bahkan HM Wardan saja, secara terbuka mengatakan  akan mengusung Ferryandi (Ketua […]

Read More