Parit Deli: Hari Kemenagan, Sholat Ied Dan “Mainjak Tanah”

Parit Deli: Hari Raya
Bagikan Tulisan Ini Bung...

Trisila.Com – Kuala Tungkal Meski dalam kondisi Pandemi Covid-19, masyarakat Parit Deli Kelurahan Betara Kiri Kecamatan Kuala Betara sangat antusias melaksanakan Sholat Idul Fitri (Ied) Tahun 2021 di Masjid An-Nur pada Kamis, (13/05/21). Meski berbondong-bondong datang ke Masjid, para jama’ah tetap taat pada Protokol Kesehatan (Prokes) dengan menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker.

Sebelum menyelenggarakan Sholat Idul Fitri, penyelenggara mengumumkan patugas syara’ sebagai berikut:

Imam: Ust. Zuhri Sani (Tokoh Agama)

Khotib: M. Said (Tokoh Masyarakat)

Bilal: Syahrul (Pemuda)

Sholat berlangsung dari pukul 08.00 WIB s/d Selesai, setelah itu M. Said (Tokoh Agama) melakukan khotbah.

Said berkata dalam khotbahnya, bahwa menikmati lebaran artinya menikmati dua rasa sekaligus, yaitu senang dan sedih. Senang karena manusia sudah memenangkan perjuangan selama satu bulan melawan hawa nafsu pada Bulan Ramadhan, dan Sedih karena harus meninggalkan bulan yang penuh keberkahan.

Dengan sedikit lirih, Ia juga mengatakan tidak ada jaminan kita bisa bertemu pada Bulan Ramadhan berikutnya (tahun depan). Pada ujung pesan, Said mengingatkan sembari berdo’a semoga semua jama’ah bisa mempertahankan nilai kebaikan yang ada pada Bulan Ramadhan.

Tradisi Masyarakat Parit Deli Setelah Sholat Ied

Setelah selesai Sholat Idul Fitri, masyarakat Parit Deli melakukan tradisi Mainjak Tanah yang berasal dari Suku Banjar. Tradisi itu merupakan tata cara bersedekah dengan menghamburkan uang receh Rp. 500-an kepada anak-anak. Akan tetapi, tradisi demikian hanya untuk keluarga yang mempunyai anak balita kurang lebih berumur 1 tahun (kira-kira belum bisa berjalan kaki).

Hendri selaku Ketua Pemuda Karang Taruna menanggapi Tradisi Mainjak Tanah yang hidup dalam aktivitas masyarakat Parit Deli. Ia mengatakan, bahwa masyarakat melakukan Tradisi Mainjak Tanah itu sebagai wujud syukur kepada Yang Maha Kuasa, dan agar mendapat keselamatan serta keberkahan untuk anaknya hingga dewasa.

Pak Yolan selaku pihak dari Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM) Kelurahan Betara Kiri memberi respon positif aktivitas tradisional masyarakat tersebut. Ia mengatakan selagi masyarakat masih mematuhi Prokes, InsyaAllah tetap aman dan terkendali.

(Penulis: Tria)

nadiem
BERITA

Nadiem Bertemu Pengurus PBNU dan Siap Luruskan Sejarah Kebangsaan

Polemik Kamus sejarah Indonesia jilid I dan II yang beredar telah d/tarik oleh kementerian pendidikan RI. Pasalnya, ada disinformasi sejarah ketika kamus itu disusun pada tahun 2017 dengan tidak adanya nama pendiri NU. Nadiem Untuk meluruskan sejarah dengan tidak masuknya nama KH Hasyim Asy’ari dalam kamus sejarah tersebut, Menteri pendidikan RI Nadiem Makarim mengunjungi Kantor […]

Read More
impor
BERITA

Impor Beras Akan Dihentikan Pemerintah, Benarkah?

Rencana kebijakan Impor Beras beberapa waktu lalu sempat membuat para Petani Indonesia lemah dan tak berdaya. Bahkan rencana kebijakan itu banyak menuai protes dari kalangan petani, praktisi sampai akademisi. Rencana Impor Beras tersebut d/rencanakan oleh Kementerian Perdagangan RI dengan alasan untuk menjaga cadangan beras  yang d/miliki oleh Bulog. Pasalnya, Bulog diharuskan memiliki cadangan beras pemerintah […]

Read More
Partai Demokrat
BERITA

PARTAI DEMOKRAT Kubu AHY Terancam Kalah, Jika Hal Ini Benar

AD/ART Partai Demokrat Kubu AHY Tahun 2020, sangat rawan d/gugat. Hal itu disampaikan oleh Direktur  Eksekutif Indonesia Publik Institut (IPI), Karyono Wibowo. Ia mengatakan bahwa jika terbukti benar AD/ART 2020 d/buat diluar mekanisme forum kongres, maka bisa d/anggap cacat prosedural dan substansi. Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat hasil KLB (Kongres Luar Biasa),  Jhoni Allen Marbun yang […]

Read More